Archive for November, 2009

h1

Lirik & Irama Jenaka dari Balon Udara!

November 24, 2009

“I’ll be out of my mind and you’ll be out of ideas. Pretty soon.. So let’s spend the afternoon in a cold hot air balloon.. Leave your jacket behind, lean up and touch the treetops over town. I can’t wait o kiss the ground Wherever we touch back down.”

The New Electropop Star is Coming to Town! Setelah Imogen Heap, akhirnya ada lagi musik elektronik yang mencuri perhatian saya.

Ayo yang suka dengan musik elektronik, irama-irama synthpop, dan new wave tunjuk tangan! Kalau lagu “Fireflies” dan “Strawberry Fields” sudah sering bolak-balik di telingamu, mungkin lirik di atas sudah akrab dengan si lidah :)

Eits, tapi jangan mengira Hot Air Balloon adalah single ketiga dari album “Ocean Eyes”, lagu ini justru hadir sebelum album “Mata Samudra” muncul dalam bentuk fisik. Sebelum album Ocean Eyes keluar dalam bentuk CD, Adam Young sudah memperkenalkan hasil utak-atik otak kreatifnya itu di myspace. “Hello Seattle”, “Hot Air Balloon”, “Strawberry Avalanche”, dan “Fireflies” berhasil menjadi empat single yang sempat meledak di tangga-tangga lagu dan mengantar rilisnya album Mata Samudra. Hebatnya, setelah saya mencari tau, lagu-lagu ini ternyata tercipta dari hasil sulitnya tidur di malam hari alias insomnia!

Santai, ringan, lucu, dan ceria. Keempat kata itu yang ada di pikiran saya ketika mendengar lagu Adam Young atau yang lebih dikenal dengan Owl City, kota kelahirannya sendiri di Minesotta, Amerika Serikat. Semua lagu-lagu Adam dalam album Mata Samudra atau “Ocean Eyes” sepertinya akan membuatmu betah berlama-lama mendengarnya. Dari ketiga albumnya, lagu Hot Air Balloon-lah yang berhasil menarik perhatian saya. Entah mengapa saya suka mendengar single ini berulang-ulang. Menggelengkan kepala sambil ikut menyenandungkan liriknya lalu kemudian tersenyum ceria dibuatnya.

Lagu ini  sepertinya bisa menyeimbangkan pikiran dan suasana hati di sela pekerjaan yang (kamu rasa) berat dan mood yang sedang tidak bisa diajak kompromi. Pasang earphonemu dan masukkan lagu-lagu Owl City ke dalam daftar lagu. Agak monoton memang jika kamu menaruhnya secara berurutan dalam satu baris, tapi coba perhatikan liriknya, Adam Young akan membawamu terbang mengitari dunia penuh imajinasi dengan rangkaian kata yang sungguh seru dan jenaka.

Bagi kamu yang belum pernah mencicipi musik elektropop dari musisi muda ini, silahkan diunduh taut di bawah. Selamat menikmati duniamu sendiri!

Ayo nikmati senja di balon udara! “Leave your jacket behind. Lean out and touch the treetops over town!”

Monggo lho.. Owl City – Hot Air Balloon

*oiya, tulisan ini juga bisa dilihat di situs ini, jangan lupa untuk ikut meninggalkan jejakmu ya ;)

-ruang melodi 24.11.09 @10.00 pm-

h1

Macabre The Movies

November 20, 2009

INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival)  2009. Awalnya saya tidak tertarik untuk menyaksikan festival bergenre horror, thriller, sci-fi, fantasy, & anime. Kenapa? Nyali saya nol dan semakin menciut menjadi minus kalau sudah berurusan dengan genre yang satu ini. Tapi karena rasa penasaran terus menggerogoti, saya langsung mencari tiket untuk film openingnya. Thanks to Mas Dodi cos i saw the uncut version. And of course thanks to Sly, the festival director who made it happen this year.

Macabre/Darah/Rumah Dara. Kamu bisa menyebutnya dengan berbagai judul. Tapi yang pasti, ini benar-benar rumah darah! Kamu akan melihat darah di sepanjang film ini dan juga berbagai macam alat yang membuat tetesan darah bercucuran layaknya air.  Bagi yang belum pernah mendengarnya, wajar saja karena film ini justru beredar lebih dulu di berbagai festival film di luar negri.

Film hasil besutan The Mo Brothers (Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto) ini sebenarnya bukan film mereka yang pertama. Bagi yang sudah menonton DARA dalam film antologi horor “Takut: Faces of Fear”, tentunya film ini menjadi sajian yang kamu tunggu-tunggu.

Saya tidak akan memberikan spoiler, saya hanya akan membiarkan imajinasi anda melanglangbuana melalui kata-kata saya. Premis film ini adalah: “Enam orang sekawan yang ingin pulang ke Jakarta tetapi bertemu seorang wanita tersesat yang membawa mereka ke dalam petualangan berdarah di sebuah rumah misterius di tengah hutan.” What’s in ur imagination? Here we go..

Dara, diperankan dengan sangat anggun dan dingin oleh Shareefa Dhanish. Jangan pernah membayangkan sosok ibu yang baik hati dan ramah, Dara sangat ahli menipumu dalam menit-menit awal. Meski suaranya diberat-beratkan agar terkesan seram (saya agak terganggu dalam bagian ini), peran yang dimainkannya cukup membuat penonton menunggu setiap aksinya terhadap 6 sahabat itu. Karena kepiawaiannya pun, ia mendapatkan penghargaan sebagai Best Actress dalam Puchon International Fantastic Film Festival (PiFan 2009).

Kedatangan Ario Bayu, Sigi Wimala, Julia Estelle, Daniel Mananta, Dendi Subangil, & Michael Lucock diterima dengan sangat baik oleh Dara. Tapi pertanyaannya adalah “Akankah mereka bisa keluar dari rumah tersebut dalam kondisi yang sama seperti mereka masuk?” Suasana mencekam mulai terajut dari aksi-aksi yang dilakukan oleh Imela Therinne, Arifin Putra, & Ruli Lubis. Sebagai anak Dara, mereka punya “kebiasaan” yang sama dengan sang ibu.

Plot ceritanya tidak terlalu cepat. Di setengah jam pertama kamu hanya akan dibuat beberapa kali kaget (atau mungkin bisa juga tidak). Pembantaian tidak terjadi secara terburu-buru. Kimo & Timo ingin mengenalkan rumah Dara secara lebih detail dan membuat penonton merinding dengan semua karakter dalam film, dekorasi dan semua properti di dalamnya. Pedang, kepala-kepala kijang, proyektor tua, dan gramafon. Ditambah lagi music scoring dari Zeke Khaseli, bulu kuduk saya merinding! Bravo Zeke!

Setiap orang punya pengalamannya sendiri dalam rumah itu. Mereka berpetualang dengan banjir darah. Awalnya saya enggan melihatnya, namun karena sepanjang film ada darah di mana-mana, jadinya sudah terbiasa. Agak terlalu berlebihan, tapi untungnya mereka punya poin lain yang cukup kreatif. Benda-benda yang digunakan untuk membuat darah-darah itu berceceran seperti pedang, gergaji mesin, bahkan tusuk konde! Upss..

Macabre membawa angin segar bagi kamu yang sudah bosan dengan film horor Indonesia yang ya..kamu taulah ;) Bagi kamu yang ingin menonton, film ini akan tayang di ruang publik pada bulan Januari 2010. Tapi sayangnya akan ada banyak sensor. Oiya, kalau kamu lapar, Dara akan membawakan hidangan yang sangat lezat.  Dia chef yang handal lho! Kamu siap mencicipi sajiannya? Di sana akan ada banyak toples juga.. isinya? Hmm yummy..

Yah..Kalau kata Chef Dara “ENAKK KANN??” Selamat menonton ;)

-my cubicle 20.10.09 @11.45-

h1

tommorow will never be the same

November 9, 2009

we grew up just like the others do. despite many years change everything between us, it’s tickle time when we frequently talk about how we roll nowadays.

paint ur life like it never be grey

hey, it’s just the same you, why am i so surprised? maybe the cause is ur simplicity, as always. am i still have the same feeling? i never know about it. but what i do know is we’re overall the same human beings. things have changed, our body, our appearance, our objective, and our view of life. but we still have something that haven’t.
we’re pretty tired about the old days. we walked on our own track, never say hi to each other, built our castle, and finally we met under the very very plain & ordinary circumstance.
yesterday was really different. today is surprise and tommorow will never be the same. let’s play the rollercoaster! still a bit ackward, we love it though! don’t we? ;)

-under the rainbow ambience 09.10.09 @04.37pm-